Cataflam Tablet

Cataflam tablet merupakan obat yang dapat meredakan nyeri, peradangan, dan sendi kaku akibat artritis. Selain itu, obat tersebut juga dapat digunakan untuk meredakan sakit gigi, nyeri haid, dan nyeri akibat operasi.

Cataflam tablet merupakan salah satu obat yang hanya diperoleh melalui resep dokter, karena obat tersebut perlu digunakan dengan hati-hati. Obat tersebut mengandung kalium diklofenak dan digolongkan sebagai obat antiinflamasi (NSAID). Cataflam tablet dijual di pasaran dengan harga sekitar Rp 70.000,00 dan tersedia dalam kemasan 1 box yang berisi 5 strip sebanyak 10 tablet (50 mg). Obat tersebut diproduksi oleh Novartis.

Informasi Zat Aktif

Sesuai dengan proses kerja obat dalam tubuh, obat yang mengandung kalium diklofenak memiliki status berikut:

  • Absorpsi

Cataflam tablet dapat diserap dengan cepat dan pada sebagian besar tubuh. Namun, penyerapannya bisa ditunda oleh makanan.

  • Distribusi

Cataflam tablet dapat mengikat protein hampir 100 persen.

  • Metabolisme

Cataflam tablet dapat menjalani metabolisme jalur pertama dengan kadar 60 persen obat tidak mengalami perubahan ketika mencapai peredaran darah.

  • Ekskresi

Cataflam tablet dapat diekskresikan melalui urine sebanyak 40 hingga 60 persen.

Aturan Pakai

Jika Anda ingin menggunakan Cataflam tablet, Anda perlu gunakan obat tersebut sesuai arahan dokter. Berikut adalah dosis yang digunakan pasien:

  • Anak-anak

Dosis maksimal yang digunakan anak-anak (yang berusia 14 tahun ke atas) adalah 100 mg per hari.

  • Dewasa

Dosis yang digunakan orang dewasa ditentukan oleh kondisi berikut:

  • Nyeri dan osteoarthritis

Dosis yang digunakan untuk kondisi tersebut adalah 100 hingga 150 mg yang dikonsumsi dua hingga tiga kali per hari.

  • Migrain

Dosis awal untuk kondisi tersebut adalah 50 mg, dan konsumsi sebanyak 50 mg (2 jam setelah dosis awal). Jika perlu, Anda dapat menggunakan obat tersebut dengan dosis 50 mg pada interval 4 hingga 6 jam.

  • Rheumatoid arthritis

Dosis yang digunakan untuk kondisi tersebut adalah 225 mg per hari.

  • Spondylitis ankilosa

Dosis yang digunakan untuk kondisi tersebut adalah 125 mg per hari.

Anda perlu menelan obat tersebut secara utuh dan jangan dikunyah. Anda perlu menyimpan obat tersebut pada suhu di bawah 30 derajat Celsius dan jangan terpapar secara langsung oleh sinar matahari.

Efek Samping

Cataflam tablet dapat menimbulkan berbagai efek samping, antara lain sakit kepala, diare, maag, mual, muntah, asma, nyeri dada, dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

Perhatian Khusus

Cataflam tablet tidak dapat dikonsumsi jika pasien memiliki kondisi berikut:

  • Alergi terhadap kalium diklofenak.
  • Riwayat alergi setelah menggunakan aspirin atau NSAID lain.
  • Hamil di trimester ketiga.
  • Luka pada dinding lambung atau usus.
  • Penumpukan plak di dalam arteri.
  • Gagal ginjal atau hati.
  • Gagal jantung.
  • Penyakit jantung iskemik.
  • Akan atau telah menjalani operasi bypass jantung.

Penggunaannya dengan Obat Lain

Cataflam tablet juga tidak dapat digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan tertentu seperti:

  • Aspirin

Mengkonsumsi obat tersebut dengan aspirin dapat menimbulkan luka pada saluran pencernaan dan meningkatkan risiko perdarahan.

  • Kortikosteroid

Mengkonsumsi obat tersebut dengan kortikosteroid dapat menimbulkan luka pada saluran pencernaan dan perdarahan.

  • Diuretik

Mengkonsumsi obat tersebut dengan diuretik dapat menimbulkan kerusakan ginjal.

  • Phenytoin

Mengkonsumsi obat tersebut dengan phenytoin dapat menimbulkan keracunan pada tubuh.

Berkonsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu

Sebelum Anda mengkonsumsi Cataflam tablet, Anda perlu tanya ke dokter apakah obat tersebut aman untuk digunakan atau tidak. Setiap orang bisa mengalami efek yang berbeda pada tubuh.

Kesimpulan

Cataflam tablet merupakan salah satu obat yang dapat digunakan jika Anda mengalami nyeri akibat artritis. Meskipun demikian, Anda perlu perhatikan aturan pakai dan efek samping yang bisa timbul pada tubuh. Untuk informasi lebih lanjut tentang Cataflam tablet, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.