Membersihkan Wajah antara Kapas dan Tisu, Manakah yang Lebih Efektif?

Setelah seharian beraktivitas sambil mengenakan make up, kulit wajah tentu akan terasa lelah. Belum lagi, jika terpapar oleh polusi dan debu. Maka dari itu, proses membersihkan wajah menjadi kebutuhan bagi banyak wanita. Di antara kapas dan tisu, manakah yang biasanya Anda gunakan untuk membersihkan make up dan kotoran pada permukaan wajah Anda? 

Juliana Yu, seorang dermalogis, kosmetologis, dan ahli nutrisi, menjabarkan perbedaan penggunaan kapas dan tisu untuk membersihkan wajah. Ia menjelaskan, bahwa kapas memiliki fungsi yang unik jika digunakan untuk membersihkan wajah. Proses panjang memproduksi kapas ini bermula dari tumbuhan dengan serat khusus. Nantinya, proses produksi kapas ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti untuk perawatan kulit sensitif atau produk end use kapas.

Sejauh ini, tentu Anda mengetahui beberapa jenis kapas yang tersedia di pasaran. Banyak sekali produk kapas, namun tidak semuanya aman digunakan untuk membersihkan wajah. Beberapa kapas memiliki tekstur yang halus dan beberapa lainnya bertekstur kasar. Dalam memilih kapas untuk perawatan kulit, Anda perlu teliti dalam menilai kualitas tekstur kapas tersebut, sehingga ketika digunakan kapas tidak akan mengiritasi kulit.

Di sisi lain, tisu juga dapat digunakan untuk membersihkan kotoran, debu, maupun sisa make up. Penggunaan tisu dalam hal ini cukup spesifik, seperti direkomendasikan digunakan ketika akan membersihkan cleansing cream atau produk perawatan kulit yang berbasis krim. Tisu juga dapat digunakan berbarengan dengan scrub wajah untuk membersihkan kotoran. Dengan begitu, kotoran dan minyak pada permukaan kulit dapat terangkat lebih mudah dan efektif jika menggunakan tisu. Penggunaan tisu pun sebaiknya dilakukan dengan ditepuk-tepuk lembut, sehingga kotoran menempel pada tisu, bukan dengan menarik tisu tersebut ke seluruh permukaan kulit.

Penggunaan kapas, biasanya direkomendasikan untuk membersihkan wajah dengan produk cleansing milk atau deep lotion cleansing. Pasalnya, kapas memiliki tekstur yang lebih halus dan akan bekerja lebih baik dengan dua jenis produk perawatan kulit tersebut.

Hal yang perlu Anda perhatikan dalam menggunakan kapas, yaitu kemungkinan tertinggalnya serat-serat kapas pada wajah. Jika sudah begitu, kondisi ini akan berisiko pada masalah kulit yang lebih serius, mulai dari penyumbatan pori-pori, hingga memicu timbulnya komedo.

Baik kapas dan tisu, memiliki peran dan fungsinya masing-masing dalam perawatan kulit. Sebaiknya, Anda menggunakannya dengan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi.

Efek samping membersihkan wajah dengan tisu basah

Lain kali dengan penggunaan tisu kering untuk membersihkan wajah, tisu basah berisiko menyebabkan beberapa masalah kesehatan kulit.

  • Memicu timbulnya jerawat

Tisu basah tidak dapat mengangkat kotoran secara menyeluruh. Hal ini mengakibatkan adanya sisa-sisa kotoran yang tidak terangkat yang berisiko menyumbat pori-pori dan dapat memicu timbulnya jerawat.

  • Memicu kondisi kulit wajah kering

Kandungan tisu basah justru dapat menghilangkan minyak alami ada wajah, sehingga kulit wajah kehilangan keseimbangan minyak alaminya. Kondisi ini akan memicu kondisi wajah kering.

  • Berisiko mengiritasi kulit

Tisu basah mengandung berbagai bahan kimia, bahkan beberapa produk tisu basah mengandung alkohol atau pewangi tambahan. Kandungan kimia ini berisiko mengiritasi kulit.
Jika Anda mengalami masalah dengan kesehatan kulit Anda, segera konsultasikan dengan ahlinya. Di SehatQ.com Anda dapat melakukan sesi konsultasi pribadi secara mudah dari rumah dengan nyaman.