Jangan Asal, Berikut Aturan Konsumsi Antibiotik Gusi Bengkak

Gusi bengkak memang dikeluhkan oleh mereka yang mengalami gangguan pada rongga mulutnya, seperti gigi berlubang, abses gigi, karang gigi, tidak menjaga kebersihan mulut, hingga terhambatnya pertumbuhan gigi bungsu. Penggunaan antibiotik gusi bengkak memang diperlukan, namun bergantung pada penyebabnya.

Jenis-jenis Antibiotik untuk Gusi Bengkak

Perlu diketahui bahwa tidak semua masalah sakit gigi harus diobati dengan antibiotik. Berikut beberapa kriteria yang mengharuskan seseorang konsumsi antibiotik, yaitu:

  • Saat infeksinya sudah cukup parah
  • Ketika infeksi yang dialami sudah mulai menyebar
  • Pasien memiliki masalah sistem imun

Untuk mencegah terjadinya infeksi dan menyebar ke bagian lain, maka ada beberaoa jenis antibiotik yang diberikan untuk gusi bengkak, yaitu berupa amoxicillin, azithromycin, cefoxitin, clindamycin, metronidazole, dan penicillin.

Tentu, jenis antiobiotik yang akan dikonsumsi bergantun gpada jenis banteri yang menginfeksi gigi dan gusi.

Jenis antibiotik yang paling sering diresepkan dokter untuk mengatasi infeksi gigi adalah jenis penicillin. Jika infeksi sudah terlalu berat, biasanya obat yang diresepkan adalah metronidazole. Atau bisa juga kombinasi keduanya jika infeksi sudah meluas dan bakterinya beragam.

Tidak hanya antibiotik, ada juga cara lain untuk meredakan nyeri yang dialami penderita infeksi gigi, yaitu:

  • Mengunyah di sisi mulut yang tidak mengalami nyeri
  • Berkumur dengan air hangat dan garam
  • Mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung tinggi gula
  • Menggunakan sikat gigi lembut
  • Sebisa mungkin hindari konsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin
  • Lakukan kompres es batu pada gusi yang bengkak
  • Hilangkan nyeri dengan konsumsi paracetamol
  • Hindari makan makanan keras seperti gorengan dan lengket

Pentingnya Antibiotik untuk Mengobati Infeksi

Infeksi atau abses gigi akan menyebabkan munculnya kantong berisi nanah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh karena gigi berlubang, prosedur medis pada gigi dan mulut, atau juga karena terjadinya cedera.

Saat infeksi ini, akan terasa nyeri yang dahsyat. Gigi dan gusi pun jadi lebih sensitif. Area yang mengalami infeksi juga akan membengkak.

Anda harus mencegah agar infeksi tidak meluas penyebarannya. Sebab, infeksi yang terjadi di mulut bisa menyebar ke jaringan sekitarnya seperti rongga sinus, area mata, atau bahkan bisa mencapai otak.

Begitu pula mereka yang mengalami masalah imunitas tubuh akan akan berisiko lebih mengalami abses otak. Ketika terjadi infeksi, maka akan membuat otak membengkak dan muncul sel mati dan juga nanah. Bakteri tidak hanya masuk dari luka yang terjadi di kepala, tetapi juga berasal dari infeksi bagian tubuh, salah satunya mulut.

Itulah kenapa, infeksi yang terjadi pada gigi maupun gusi harus diketahui penyebabnya agar mendapatkan pengobatan yang efektif. Jika disebabkan oleh bakteri, maka diperlukan antibiotik. Namun juga tidak boleh sembarangan, harus disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Salah memilih jenis antibiotik, maka dapat menimbulkan resistensi antibiotik. Berharap gusi sembuh, justru akan tetap bengkak. Namun, pastikan Anda menggunakan antibiotik sesuai dengan yang diresepkan dokter setelah menjalani pemeriksaan.

Antibiotik Gusi Bengkak Harus Dikonsumsi Sampai Habis

Anda tetap harus mengonsumsi antibiotik hingga habis meskipun gusi yang bengkak sudah membaik. Sebab, jika antibiotik dihentikan terlalu cepat, dikhawatirkan infeksi yang terjadi pada gusi atau gigi belum benar-benar sembuh dan membuatnya kebal terhadap antibiotik. Sehingga akan membuat gusi kembali bengkak dan akan semakin sulit untuk diobati.

Oleh karena itu, untuk menghindari risiko bakteri kebal antibiotik, disarankan untuk tidak sembarangan menggunakan antibiotik atau tidak menghentikan konsumsi antibiotik tanpa sepengetahuan dokter.

Anda juga bisa menghindari terjadinya gusi bengkak dengan rajin menyikat gigi 2 kali sehari, kemudian gunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi yang sulit terjangkau.

Periksakan juga kondisi gigi dan gusi Anda ke dokter secara berkala untuk memastikan kesehatan gigi dan area mulut terjaga. Jika ada masalah infeksi, pastikan untuk menghubungi dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan antibiotik gusi bengkak agar tidak salah.