Sumber-Sumber Protein yang Membantu Mengatasi Luka Bakar

sumber-sumber protein

Luka bakar membutuhkan penanganan khusus, terlebih jika dalam tingkat parah yang diukur dari luas kulit yang terbakar. Selain dengan pengobatan dokter, proses penyembuhan jugadapat dibantu melalui konsumsi makanan tertentu yang mengandung protein dengan asam amino esensial atau asam amino non-esensial.

Jenis protein yang dibutuhkan penderita luka bakar

Pasien luka bakar mengalami kerusakan jaringan sehingga protein berperan dalam memperbaiki dan meregenerasi sel-sel baru. Luka bakar yang parah juga menyebabkan penumpukan lemak terus menerus di jaringan hati dan otot. Kondisi ini dipengaruhi oleh resistensi insulin yang terjadi dalam waktu lama.

Asam amino esensial bekerja dengan cara memperbaiki steatosis hati dan metabolisme lemak. Steatosis hati merupakan penumpukan lemak di jaringan hati. Hal ini dapat terjadi dengan catatan dilakukan bersamaan olahraga rutin.

Selain itu, berdasarkan International Journal of Bioscience membuktikan bahwa asam amino jenis triptofan yang dioleskan di kulit terbakar mampu meningkatkan penyembuhan luka dengan cara menebalkan lapisan epidermis di sekitar luka dan poliferasi sel. Beberapa jenis asam amin lain yang membantu menyembuhkan luka bakar diantaranya:

  • Glutamin

Sel-sel di kulit mengalami stres dan trauma setelah terpapar suhu tinggi. Glutamin di otot banyak yang hilang setelah terbakar. Sebuah studi menyebutkan bahwa pemberian glutamin 25 g/kg. hari akan mengurangi lamanya rawat inap pasien luka bakar.

  • Alanin

Alanin berfungsi memecah asam amino triptofan. Sementara triptofan mampu membantu menyembuhkan luka. Selain itu, alanin juga dapat menjadi energi untuk otot dan memperkuat sistem imun.

  • Arginin

Kulit yang mengalami luka bakar juga rentan mengalami infeksi. Alanin merangsang limfosut T sebagai sel pembunuh alami sehingga melindungi tubuh dari infeksi akibat virus atau bakteri. Alanin berfungsi meningkatkan sistem imun.

Sumber-sumber protein

Berikut ini merupakan sumber bahan pangan yang mengandung protein sehingga dapat membantu menyembuhkan luka bakar:

  • Daging

Protein banyak terkandung dalam daging-dagingan. Daging sapi, ayam, dan domba mengandung tinggi glutamin. Dalam 100 gram daging sapi mengandung 1,2 gram glutamin atau setara dengan kebutuhan gizi 4,8% dalam satu hari. Selain itu, satu potong daging kalkun bagian dada mengandung 16,2 gram arginin. Begitu pula dengan arginin yang banyak terdapat pada potongan dada ayam.

  • Ikan

Alanin dalam bentuk beta-alanin banyak terdapat di ikan. Anda juga dapat memiliki ikan laut sebagai pilihan bahan pangan tinggi glutamin, sedangkan ikan air tawar cenderung lebih rendah kandungannya.

  • Telur

Telur mengandung glutamin, selenium, vitamin K, vitamin B12 dengan harga yang terjangkau. Dalam 100 gram telur mengandung 0,6 gram glutamin atau setara dengan 4,4% kebutuhan glutamin harian.

  • Susu dan produk olahannya

Kadar glutamin cukup tinggi pada susu dan produk olahannya. Anda dapat menambahkan susu ke dalam makanan lain tanpa khawatir. Dalam 100 gram susu skim atau susu tanpa lemak mengandung 0,3 gram glutamin atau 8,1% kebutuhan harian. Susu, yogurt, dan keju merupakan sumber arginin.   

  • Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang almond, kacang tanah, atau kacang hazel kaya akan glutamin. Sementara biji labu, biji semangka, wijen, dan kuaci menyumbang arginin dalam jumlah tinggi. Pasalnya, dalam satu cangkir biji labu kering mengandung sekitar 6,9 gram asam amino.

  • Jagung

Dibandingkan jenis bahan pangan lainnya, jagung memiliki kandungan glutamin paling tinggi yaitu sebanyak 0,4 gram dalam 100 gram jagung. Anda dapat memenuhi kebutuhan harian glutamin sebesar 16,2%. Apabila luka bakar cukup parah dokter mungkin akan merekomendasikan pemberian suplemen asam amino untuk mempercepat penyembuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *