Serupa dengan Osteoporosis, Penyakit Paget Sebabkan Kerapuhan pada Tulang

Dikatakan bahwa penyakit Paget memang lebih banyak dialami oleh orang-orang Eropa jika dibanding dengan orang-orang di Asia. Maka dari itu, tidak heran jika masyarakat Indonesia tidak begitu familiar dengan penyakit Paget, jika dibanding dengan penyakit tulang lainnya, seperti osteoporosis.

Faktor penyebab penyakit Paget

Penyakit Paget mulanya tidak menimbulkan gejala yang berarti. Namun, penyakit ini akan terus berkembang seiring berjalannya waktu hingga penderita penyakit Paget mengeluhkan rasa nyeri pada tulang dan rasa sakit serta kaki pada bagian persendian.

Umumnya, penyakit Paget menyerang bagian tulang belakang, tulang panggul, tulang paha, dan juga tulang tengkorak. Gejala yang mungkin muncul dapat berbeda-beda, tergantung pada area tulang mana yang mengalami gangguan serta tingkat keseriusan penyakit itu sendiri. Sebagai contoh, jika penyakit Paget menyerang bagian persendian, maka penderita akan merasakan kesakitan, rasa kaku, dan bengkak. Jika penyakit ini menyerang bagian tulang tengkorak, maka akan timbul sakit kepala dan juga berkurangnya kemampuan penglihatan atau pendengaran.

Tulang yang terkena penyakit ini akan mengalami kerapuhan dan akan menyebabkan perubahan bentuk serta fraktur atau patah tulang. Perubahan tulang tersebut dapat menghimpit saraf-saraf di area sekitar tulang, sehingga akan menyebabkan rasa kesemutan bahkan mati rasa.

Penyakit Paget terjadi akibat adanya kelainan siklus regenerasi tulang. Sel tulang penderita penyakit Paget biasanya berukuran lebih besar dan bekerja lebih aktif, sehingga proses pergantian jaringan tulang lama oleh tulang baru berlangsung lebih intensif dibanding pada orang normal. Akibatnya, jaringan tulang baru justru tumbuh dalam kondisi yang rapuh dan berbentuk abnormal.

Walaupun begitu, alasan utama terjadinya kelainan pada siklus regenerasi tulang ini belum diketahui secara jelas. Terdapat beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab, yaitu faktor genetik atau keturunan dan lingkungan, hingga dugaan adanya virus tertentu.

Efek samping penyakit Paget

Seseorang yang terkena penyakit Paget tetap dapat beraktivitas seperti biasanya, terlebih jika ia tidak mengalami perubahan bentuk tulang. Meskipun penyakit ini tidak dapat disembuhkan, perkembangan penyakit ini akan bertambah parah dan berlangsung dalam waktu yang cepat.

Penyakit Paget memang tidak akan menyebar ke bagian tulang lainnya, sehingga ia tidak mengganggu kesehatan penderitanya secara umum. Singkatnya, penderita penyakit Paget tidak akan mengalami penurunan kualitas hidup yang signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *