Picu Kematian Mendadak, Waspadai Gejala Henti Jantung

Masalah jantung yang menimbulkan kematian mendadak bukan hanya serangan jantung. Nyawa Anda juga bisa sangat terancam apabila mendapatkan kondisi henti jantung. Henti jantung merupakan kondisi ketika detak jantung berhenti secara mendadak. 

Ketika mendapat serangan henti jantung, kesadaran penderita bisa segera hilang. Jika tidak segera ditangani, hanya dalam beberapa menit kondisi ini bisa menyebabkan kematian. Masalah kesehatan yang sangat serius ini bahkan telah merenggut nnyawa lebih dari setengah juta orang tiap tahunnya di Amerika Serikat. 

Umumnya kondisi henti jantung dimulai dari masalah irama jantung atau aritmia. Karena itu walau terjadi secara mendadak, sebenarnya gejala yang mengarah ke henti jantung bisa dideteksi beberapa waktu sebelum kondisi terjadi. Berikut ini adalah gejala-gejala yang bisa Anda alami ketika henti jantung hendak menimpa. 

  • Dada Terasa Berat 

Sama seperti penyakit jantung lainnya, henti jantung bisa diawali dengan tanda dada terasa tidak nyaman. Anda akan merasa dada terasa sangat berat sehingga membuat Anda merasa nyeri. Gejala ini agak berbeda dengan penyakit jantung koroner yang lebih mengarah pada kondisi ketidaknyaman dada berupa nyeri seperti ditusuk. 

  • Sesak Napas 

Henti jantung dipicu oleh kondisi irama jantung yang tidak normal. Ketidaknormalan tersebut kerap membuat detak jantung tidak beraturan dan berpengaruh pada suplai darah dan oksigen dari dan ke jantung. Suplai oksigen yang tersendat tak ayal berpengaruh ke pernapasan Anda. Tidak jarang beberapa saat sebelum mengalami henti jantung, penderita akan menemui gejala kesulitan bernapas. 

  • Hampir Pingsan 

Pingsan bisa disebabkan oleh banyak. Kondisi kehilangan kesadaran ini pun sangat sering dialami oleh orang-orang yang memiliki masalah kardiovaskular, termasuk masalah irama jantung. Orang-orang dengan irama jantung yang tidak normal dan mengarah pada henti jantung akan mudah merasa pusing dan merasa akan pingsan. Rasa hampir pingsan umumnya akan dialami ketika orang tersebut beraktivitas berlebihan. 

  • Pusing 

Banyak penyebab yang bisa membuat Anda merasa pusing. Namun, ada suatu kekhasan jika pusing itu berasal dari irama jantung yang bermasalah. Kondisi irama jantung yang tidak normal dan mengarah pada henti jantung akan membuat Anda merasa sakit kepala. Namun, kepala tidak akan terasa berat. Justru kepala akan terasa sangat ringan hingga membuat Anda hampir merasa tidak mampu menegakkan kepala. 

  • Selalu Lemas 

Merasa lemas sebenarnya adalah kondisi normal ketika tubuh terlalu banyak beraktivitas. Akan tetapi, Anda patut merasa curiga apabila selalu merasa lemas, padahal sedang tidak melakukan apa-apa. Bisa jadi rasa lemas yang berkepanjangan tersebut merupakan gejala yang datang dari jantung yang bermasalah. Henti jantung pun kerap diawalid dengan gejala selalu merasa lemas, bahkan ketika bangun tidur dan setelah berisirahat sekalipun. 

  • Muntah-muntah 

Gejala muntah-muntah juga akan dialami oleh penderita henti jantung. Gejala yang satu ini bahkan harus sangat dikhawatirkan. Umumnya, penderita gangguan irama jantung akan mengalami muntah-muntah yang cukup hebat sesaat sebelum mendapati kondisi henti jantung. Segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis baiknya segera Anda lakukan jika menjumpai gejala yang satu ini. 

  • Debar Kencang 

Jantung berdebar kencang atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai palpitasi juga menjadi gejala yang mengarah ke kondisi henti jantung. Detak jantung seketika berubah menjadi sangat cepat melebihi 120 kali dalam semenit. Terlalu cepatnya detak jantung tak ayal akan disertai gejala sesak napas yang menguat. 

*** 

Segeralah pergi ke dokter ketika menjumpai berbagai gejala di atas. Jangan tunggu sampai hilang kesadaran sebab penanganan guna henti jantung berlomba dengan tiap detik jam jika ingin selamat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *