Mengulik Beragam Manfaat dari Minyak Zaitun untuk Kesehatan

  • March 28, 2020

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan minyak zaitun yang umumnya digunakan sebagai bahan pelengkap salad. Minyak zaitun juga sering digunakan sebagai bahan masakan, seperti pengganti untuk minyak sayuran, mentega, maupun margarin. Dua hal tersebut hanyalah contoh kecil dari segelintir manfaat minyak zaitun. Seperti apakah manfaat minyak zaitun untuk kesehatan?

Beragam manfaat minyak zaitun untuk kesehatan yang tidak boleh dilewati

Di bawah ini terdapat beragam manfaat minyak zaitun untuk kesehatan, yang tentunya tidak boleh Anda lewatkan:

  1. Minyak zaitun dipercaya mampu menjaga kesehatan jantung, karena dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh, mencegah penggumpalan darah, serta menjaga dinding pembuluh darah.
  2. Mampu membantu dalam menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan stroke. Dalam program diet Mediterania yang mengandung minyak zaitun, hal ini telah berhasil terbukti. Namun, masih membutuhkan studi lebih lanjut, apakah disebabkan oleh kandungan minyak zaitun atau bahan makanan lain, yang berhasil menurunkan angka kasus dua penyakit tersebut.
  3. Dipercaya mampu menurunkan risiko depresi. Hal ini telah terbukti dari studi yang membandingkan tingkat risiko depresi, antara orang yang mengonsumsi lemak trans dengan minyak zaitun. Hasilnya menegaskan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki risiko depresi hingga 48% lebih rendah.
  4. Dapat meredakan peradangan pada radang sendi atau rheumatoid arthritis. Hal ini didukung oleh fakta bahwa minyak zaitun mengandung oleocanthal yang memiliki efek antiradang.
  5. Minyak zaitun dikenal dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah terjadinya obesitas. Tidak heran bahwa minyak zaitun termasuk ke dalam salah satu daftar makanan sehat yang direkomendasikan untuk menurunkan berat badan.
  6. Berpotensi untuk mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Hal ini disebabkan oleh kandungan minyak zaitun yang dapat menghilangkan plak betaamyloid, pemicu penyakit Alzheimer. Walaupun begitu, studi ini baru terbatas pada uji coba pada hewan. Masih membutuhkan penelitian lanjut mengenai efeknya terhadap manusia.
  7. Minyak zaitun dikatakan dapat mengobati hingga 40% infeksi yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, penyebab luka dan kanker di lambung.

Catat! Berikut Cara-Cara Mengatasi Gejala Penyakit Meniere

  • March 7, 2020

Apakah Anda sudah pernah mendengar tentang penyakit meniere? Penyakit meniere adalah salah satu gangguan yang terjadi pada telinga. Penyakit ini umumnya memiliki gejala pusing sehingga memberikan efek seperti berputar.

Salah satu faktor yang memicu terjadinya gangguan ini adalah adanya penumpukan cairan pada telinga bagian dalam yang juga ternyata mengganggu sistem keseimbangan tubuh. Sayangnya, hingga saat ini penyebab atau alasan terjadinya penumpukan cairan tersebut masih belum diketahui secara jelas.

Selain adanya penumpukan cairan, penyakit meniere juga disebabkan oleh beberapa faktor, seperti buruknya sirkulasi cairan pada telinga, adanya gangguan sistem kekebalan tubuh, alergi, cedera kepala, migrain, infeksi virus seperti meningitis, hingga riwayat medis keluarga yang juga mengidap penyakit meniere.

Gejala pusing yang terjadi pada penyakit meniere umumnya terjadi selama 20 menit hingga berjam-jam lamanya. Kondisi tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu 24 jam. Mengingat bahwa kondisi tersebut sangat mengganggu, Anda perlu segera mengatasi gejala pusing tersebut agar tidak memicu pada kondisi yang lebih parah.

Cara mengatasi gejala penyakit meniere

Di bawah ini, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan jika gejala meniere menyerang:

  • Konsumsi obat vertigo yang umumnya Anda minum.
  • Duduk dengan tenang atau berbaring.
  • Tutup mata Anda atau juga bisa dengan menetapkan padangan pada suatu benda yang berada di depan hadapan Anda.
  • Hindari perubahan kepala yang dilakukan secara mendadak.
  • Bergerak lah dengan perlahan secara berhati-hati.
  • Ketika gejala mulai mereda, bergeraklah secara perlahan sehingga tubuh dapat menyesuaikan kembali seperti kondisi semula.

Tips tersebut dapat Anda lakukan jika Anda sedang melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keselamatan, baik diri Anda maupun orang lain. Tips tersebut sangat direkomendasikan untuk diterapkan ketika Anda sedang berkendara, berenang, menaiki tangga, dan juga ketika mengoperasikan mesin berat.

Jika gejala peusing tersebut sudah tidak dapat Anda atasi atau gejala tersebut diikuti dengan gejala muntah, maka segera konsultasikan kondisi Anda pada dokter. Pemeriksaan dini yang dilakukan berpeluang besar efektif dalam mengatasi gejala yang Anda rasakan. Selain itu, dengan berkonsultasi pada dokter, Anda pasti akan mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. 

Manfaat Mangga Dapat Mencegah Beberapa Penyakit

  • February 13, 2020

Buah mangga berada dalam satu family dengan pistachio dan kacang mete. Buah tropis ini memiliki rasa yang manis, segar, dan mengandung banyak vitamin, mineral serta antioksidan sehingga manfaat mangga bagi kesehatan juga terbilang banyak. Walaupun kandungan gulanya cukup tinggi, buah mangga mengandung lemak jenuh, kolesterol dan garam yang sangat rendah. Kandungan serat, vitamin B6, vitamin A dan vitamin C pada mangga tergolong tinggi.

Selain itu, buah mangga juga mengandung banyak zat antioksidan polifenol. Totalnya, ada lebih dari 12 jenis polifenol dalam buah berdaging kuning ini. Beberapa di antaranya adalah mangiferin, katekin, antosianin, quercetin, kaempferol, rhamnetin, serta asam benzoat. Sama seperti buah papaya, buah mangga juga mengandung enzim yang bisa membantu mengatasi masalah pencernaan. Manfaat mangga juga bisa mengurangi gejala konstipasi dan gejala-gejala irritable bowel syndrome (IBS).

Manfaat mangga bisa mencegah penyakit berikut

  • Penyakit asma

Manfaat mangga dalam pencegahan asma berasal dari kandungan beta-karoten. Asupan tinggi beta-karoten bisa menurunkan risiko terkena penyakit asma. Beta-karoten banyak terdapat dalam buah dan sayuran yang berwarna orange seperti, papaya, wortel, wuluh, serta apricot.

  • Berpotensi mencegah kanker

Menurut sebuah penelitian, pola makan yang kaya asupan beta karoten kemungkinan bermanfaat dalam mencegah kanker prostat. Selain itu beta karoten juga berkhasiat dalam menurunkan risiko terkena kanker usus besar.

Polifenol dalam buah mangga memperlihatkan efek pada semua jaringan kanker, tetapi lebih signifikan pada kanker payudara dan kanker usus besar. Namun masih butuh penelitian lanjutan untuk memastikan bahwa polifenol dalam buah mangga memang berkhasiat mencegah terjadinya kanker atau tidak.

  • Mengurangi risiko penyakit jantung

Kandungan serat, potasium, dan vitamin yang terdapat pada buah mangga bisa membantu dalam menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Manfaat mangga yang mengandung potasium bisa Anda kombinasikan dengan mengurangi konsumsi garam agar lebih optimal dan mengurangi risiko tekanan darah tinggi serta penyakit jantung.

Meskipun banyak manfaat buah mangga bagi kesehatan, jangan lupa bahwa mangga juga termasuk buah dengan kandungan gula yang tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi konsumsi mangga setiap harinya. Hindari memakan buah mangga lebih dari 330 gram per hari.

Konsumsi Makanan yang Mengandung Kalsium atau Suplemen Kalsium, Mana yang Lebih Baik?

  • February 6, 2020

Kalsium sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, sehingga makanan yang mengandung kalsium tidak boleh ketinggalan dalam menu makanan Anda sehari-hari. kebutuhan kalsium pun tergantung dari usia. Bagi anak-anak berusia 1 hingga 3 tahun, kebutuhannya 500 mg per hari. sedangkan anak-anak berusia 4 hingga 8 tahun membutuhkan asupan kalsium hingga 800 mg setiap hari.

Sedangkan remaja membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1300 mg per hari, orang dewasa di bawah usia 50 tahun disarankan mengonsumsi 1000 mg kalsium setiap harinya dan mereka yang berusia di atas 50 tahun sebaiknya mendapat asupan 1200 mg kalsium setiap harinya. Kekurangan asupan kalsium bisa mengakibatkan gangguan kesehatan dan tulang yang rapuh. Anak-anak yang kekurangan asupan kalsium selama masa pertumbuhan kemungkinan tidak memenuhi potensi pertumbuhan badannya.

Namun, pada orang dewasa yang kekurangan kalsium akan mengalami berkurangnya massa tulang hingga bisa terkena osteoporosis. Pada kondisi ini, tubuh tidak bisa memproduksi kalsium sehingga mineral ini harus didapatkan dari makanan yang mengandung kalsium. Jenis-jenis makanan dengan kandungan kalsium seperti:

  • Produk susu: susu, yogurt, keju
  • Sayuran berwarna hijau gelap: kale, kangkung, bayam, brokoli
  • Ikan tulang lunak: sardine, salmo, teri
  • Makanan dan minuman yang difortifikasi dengan kalsium: soya, sereal, roti, gandum, sari buah

Selain itu, untuk menyerap kalsium, tubuh membutuhkan bantuan vitamin D. Hanya sedikit jenis makanan yang mengandung vitamin D secara alami, tetapi asupan vitamin S bisa didapatkan dari makanan dan minuman yang difortifikasi serta dari sinar matahari pagi. Tidak belum yakin kebutuhan kalsium Anda tercukupi, tersedia suplemen kalsium. Namun, konsumsi kalsium yang lebih dari jumlah yang direkomendasikan per hari belum tentu baik untuk kesehatan.

Mengonsumsi makanan dan minuman yang difortifikasi kalsium sekaligus mengonsumsi suplemen kalsium dapat mengakibatkan terlalu banyak asupan kalsium. Beberapa riset meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Diduga, konsumsi terlalu banyak kalsium tanpa diimbangi oleh asupan vitamin D yang cukup untuk membantu penyerapan malah membuat kelebihan kalsium mengendap sebagai plak di pembuluh darah.

Seberapa Banyak Jumlah Kalori Nasi Putih?

  • January 29, 2020

Nasi putih merupakan sumber utama karbohidrat yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa orang merasa ada yang kurang jika tidak memasukkan nasi putih di dalam menu utamanya. Bahkan, tidak jarang adanya mengkombinasikan nasi putih dengan mi instan. Padahal, kalori nasi putih saja perlu Anda pertimbangkan.

Perbandingan jumlah kalori nasi putih dan mi instan

Faktanya dalam satu mangkok nasi putih yang kita konsumsi, terkandung sekitar 204 kalori. Angka tersebut sudah memenuhi 10% kebutuhan angka kecukupan kalori harian. Jika Anda mengonsumsi 3 mangkok nasi setiap harinya, maka dari nasi putih saja Anda telah memasukan sebesar 600 kalori dan belum lagi ditambah dengan menu-menu lauk lain.

Sedangkan kalori dari mi instan yang dijual dengan harga yang terjangkau dan memiliki rasa yang lezat ini memiliki kalori sebesar 370 dalam satu porsinya atau sekitar 70 gram. Dengan berat yang sama, nasi putih hanya mengandung 91 kalori. Jadi, Anda perlu berpikir ulang untuk mengkombinasikan nasi putih dengan mi instan sekaligus. Mi instan juga bukan pengganti karbohidrat harian yang sehat.

Rekomendasi makanan pengganti nasi putih

Tingginya kalori nasi putih membuat beberapa makanan rendah kalori pengganti nasi putih semakin populer. Ada beberapa makanan pengganti nasi putih yang sedang naik daun seperti nasi shirataki, quinoa, dan juga oats yang rendah kalori bahkan tidak memiliki kalori sama sekali. Dari makanan pengganti nasi tersebut, salah satu yang menarik untuk dibahas adalah nasi shirataki yang tidak memiliki kalori.

Nasi shirataki adalah beras yang terbuat dari sayuran dan umbi. Bentuk beras shirataki ini menyerupai nasi putih, hanya saja ukurannya lebih pipih dan warnanya cenderung transparan tidak sepekat nasi putih. Selain itu, tidak ada perbedaaan rasa yang begitu berbeda antara nasi putih beras shirataki dan beras biasa.

Nasi shirataki juga memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dengan kalori yang lebih rendah. Perlu Anda ingat, kesehatan tidak ditentukan dari makanan saja dan tidak ada salahnya jika Anda terus mengonsumsi nasi putih yang diimbangi oleh sayuran dan lauk pauk yang sehat.

Jenis Penyakit Kulit pada Anak yang Jarang Terjadi

  • January 17, 2020

Masa anak-anak memang paling mengasyikkan. Namun, tidak dapat dipungkiri, masa anak-anak juga merupakan masa dimana paling rentan terkena penyakit, salah satunya penyakit kulit. Ada beberapa jenis penyakit kulit yang sering terjadi pada anak-anak. Begitu juga sebaliknya, ada juga beberapa jenis penyakit kulit yang sangat jarang terjadi pada anak. Penasaran apa saja? Simak ulasan lengkap berikut.

  • Harlequin Ichthyosis

Jenis penyakit kulit ini diturunkan dan sangat langka terjadi pada anak. Penyakit ini dapat menyebabkan anak terlahir dengan kulit yang tebal dan kasar yang membentuk pola seperti wajik di sekujur tubuh. Pola wajik pada kulit ini dipisahkan oleh lipatan yang dalam, sehingga menyerupai kulit buaya. Jenis penyakit kulit ini juga dapat membuat penderitanya sulit untuk bergerak.

Risiko kematian besar terutama pada bayi yang baru lahir, karena mereka menjadi lebih rentan mengalami perubahan suhu, gangguan makan, infeksi, dan gangguan pernapasan. Jenis penyakit kulit ini tidak dapat disembuhkan karena penyebabnya dari faktor genetik. Upaya yang bisa dilakukan hanya meringankan gejala dengan menggunakan pelembap kulit sesering mungkin.

  • Epidermolysis bullosa

Jenis penyakit kulit ini menyebabkan kulit menjadi rapuh dan gampang melepuh. Kulit terasa melepuh bahkan hanya dengan terkena panas, menggosok-gosok atau menggaruk kulit. Penyakit kulit ini juga diturunkan secara genetik dan paling sering muncul pada masa bayi atau anak-anak. Sama seperti jenis penyakit kulit langka lainnya, hingga saat ini jenis penyakit kulit ini belum dapat disembuhkan. Namun, pada jenis yang ringan, gejalanya dapat membaik seiring bertambahnya usia.

  • Exfoliative ichthyosis

Jenis penyakit kulit ini juga merupakan kondisi yang diturunkan, gejalanya kulit sering terkelupas secara tiba-tiba tanpa penyebab namun tidak terasa perih. Gejala ini berupa rasa gatal dan bercak merah pada kulit, tubuh yang pendek, dan rambut baru yang gampang dicabut. Besarkan luar keterlibatan kulit, kondisi ini dibagi menjadi dua macam, yaitu melibatkan kulit seluruh tubuh dan yang hanya melibatkan kulit tangan serta kaki saja.

Jenis penyakit kulit ini juga merupakan penyakit seumur hidup sampai sekarang belum dapat disembuhkan. Penanganan yang dapat dilakukan hanyalah menggunakan pelembap kulit terutama setelah mandi saat kulit masih lembap.

Hindari Penyebab Fibrosis Paru agar Tidak Semakin Parah

  • January 3, 2020

Sudah pernah dengar fibrosis paru? Penyakit yang menyerang paru-paru ini dapat menyebabkan sesak napas hingga gagal napas pada penderitanya. Fibrosis paru terjadi karena adanya jaringan parut yang tumbuh pada paru-paru, yang mana ia tidak dapat dihilangkan atau disembuhkan.

Penyebab pasti fibrosis paru ini juga tidak diketahui. Walaupun begitu, para peneliti percaya bahwa paparan bahan kimia, merokok, infeksi, faktor genetik, dan aktivitas kekebalan tubuh seseorang, dapat menjadi pemicu fibrosis paru. Ada kalanya di mana sebagian besar kasus, penyebab penyakit ini tidak diketahui. Kondisi ini dikenal dengan fibrosis paru idiopatik.

Penyebab fibrosis paru

Faktor-faktor berikut dipercaya dapat memicu fibrosis paru:

  • Infeksi

Adanya infeksi pada paru yang disebabkan oleh bakteri atau virus, seperti hepatitis C, herpes, dan adenovirus.

  • Obat-obatan

Jika seseorang sedang dalam proses pemulihan dan mengonsumsi beberapa jenis obat tertentu, hal ini dapat meningkatkan risiko terjangkit fibrosis paru. Obat-obatan yang diduga dapat menimbulkan reaksi ini, antara lain obat kemoterapi (siklofosfamid), antibiotik (nitrofurantoin dan sulfasalazine), obat jantung (amiodarone), dan obat biologis (adalimumab atau etanercept).

  • Faktor genetic

Faktor genetic juga berperan sebagai penyebab fibrosis paru. Setidaknya 10-15% orang yang memiliki riwayat fibrosis paru dalam keluarganya, dapat juga terjangkit fibrosis paru. Kondisi ini disebut dengan fibrosis paru keluarga (familial pulmonary fibrosis) atau pneumonia interstisial keluarga (familial interstitial pneumonia).

  • Idiopatik

Apabila seseorang menderita fibrosis paru, namun tidak diketahui secara tepat penyebabnya, maka dapat dipastikan, bahwa orang tersebut memiliki kondisi fibrosis paru idiopatik atau Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF).

  • Penyakit autoimun

Penyakit autoimun adalah sebuah kondisi, yang mana sistem kekebalan tubuh malah berbalik menyerang diri sendiri. Kondisi autoimun yang dapat memicu fibrosis paru, antara lain lupus, polimiositis, dermatomiositis, vaskulitis, rheumatoid arthritis, dan skleroderma.

  • Lingkungan

Lingkungan sekitar tempat beraktivitas dan bekerja ternyata juga dapat memicu fibrosis paru. Jika seseorang terkena paparan bahan kimia atau asap rokok secara intensif dan dalam jangka waktu yang panjang, maka ia berisiko terkena fibrosis paru. Paparan lain, seperti serat asbes, butiran debu, gas tertentu, radiasi, dan debu silika, juga perlu diwaspadai.

Siapa saja yang dapat terjangkit fibrosis paru?

Pada umumnya, siapa saja dapat terkena fibrosis paru. Namun, faktor-faktor di bawah ini, perlu diwaspadai karena memiliki risiko terjangkit fibrosis yang lebih tinggi:

  • laki-laki
  • seseorang yang berusia 40-70 tahun
  • memiliki kebiasaan atau riwayat merokok
  • memiliki riwayat fibrosis paru dalam keluarga
  • mengonsumsi obat-obatan tertentu
  • dalam proses pengobatan kanker, khususnya radiasi pada daerah dada
  • bekerja di lingkungan yang berisiko, seperti konstruksi, pertanian, dan tambang
  • memiliki gangguan autoimun.

Bagaimana mengatasi fibrosis paru?

Sampai sekarang, belum tersedia pengobatan fibrosis paru yang dapat menyembuhkan penyakit ini secara efektif. Namun, dokter umumnya akan menyarankan pasien untuk melakukan rehabilitasi paru-paru. Dengan cara pengobatan ini, pasien akan belajar bagaimana mengatur napas lebih mudah.

Dalam kasus tertentu, dokter juga akan merekomendasikan pasien untuk melakukan transplantasi paru-paru bagi pasien yang berusia di bawah 65 tahun dan memiliki indikasi penyakit lain.