Natrium Diklofenak, Obat Apakah Itu?

Natrium Diklofenak, Obat Apakah Itu?

Natrium diklofenak adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri, bengkak (radang), dan kekakuan sendi yang disebabkan oleh artritis. Mengurangi gejala ini membantu Anda melakukan lebih banyak aktivitas normal sehari-hari.bat ini dikenal sebagai obat antiinflamasi nonsteroid.

Natrium diklofenak bisa dibeli bebas di apotek dalam berbagai merek, seperti Cataflam, Kaflam, dan Voltaren. Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa dengan dosis yang disesuaikan. Karena obat ini adalah obat yang bisa mengurangi peradangan dan nyeri. Obat ini bisa dipakai untuk beberapa penyakit, termasuk:

  • Rheumatoid arthritis, osteoartritis dan asam urat
  • Keseleo dan ketegangan pada otot dan ligamen
  • Sakit punggung
  • Ankylosing spondylitis, kondisi ini menyebabkan peradangan pada tulang belakang dan bagian tubuh lainnya
  • Sakit gigi
  • Migrain

Anda disarankan untuk minum tablet atau kapsul natrium diklofenak dengan makanan atau camilan, atau setelah makan. Selain itu, cara terbaik untuk mengkonsumsi natrium diklofenak adalah dengan dosis terendah dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk mengontrol gejala Anda. Tablet diklofenak juga diketahui sebagai kalium diklofenak atau natrium diklofenak, keduanya bekerja dengan baik untuk meredakan nyeri.

Anda biasanya akan mengkonsumsi tablet atau kapsul natrium diklofenak 2 hingga 3 kali sehari. Dosis standarnya adalah 75 mg hingga 150 mg sehari, tergantung pada resep dokter untuk Anda. Ikuti saran dokter Anda tentang berapa banyak tablet yang harus diminum, dan berapa kali sehari.

Jika dokter Anda meresepkan natrium diklofenak untuk anak Anda, mereka akan menggunakan berat badan anak Anda untuk menentukan dosis yang tepat untuk mereka. Jika Anda merasa sakit sepanjang waktu, dokter Anda mungkin merekomendasikan tablet atau kapsul natrium diklofenak rilis lambat. Biasanya meminumnya sekali sehari di malam hari, atau dua kali sehari. Jika Anda mengkonsumsi natrium diklofenak rilis lambat dua kali sehari, Anda harus memberikan jeda 10 hingga 12 jam di antara dosis Anda.

Mengkonsumsi terlalu banyak tablet atau kapsul natrium diklofenak bisa berbahaya. Hal ini dapat menyebabkan efek samping seperti:

  • Sakit perut
  • Merasa atau sedang sakit (muntah)
  • Diare
  • Kotoran hitam atau darah dalam muntahan Anda, tanda pendarahan di perut Anda
  • Sakit kepala
  • Kantuk
  • Dering di telinga Anda (tinnitus)

Jika Anda tidak sengaja mengkonsumsi terlalu banyak natrium diklofenak, segera hubungi dokter Anda. Jika Anda perlu pergi ke rumah sakit, bawalah paket atau brosur diklofenak di dalamnya ditambah sisa obat-obatan tersebut.

Natrium diklofenak termasuk obat yang aman jika dikonsumsi bersama dengan parasetamol atau kodein. Namun Anda disarankan untuk jangan mengkonsumsi natrium diklofenak dengan obat penghilang rasa sakit serupa seperti aspirin, ibuprofen atau naproxen, tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Natrium diklofenak, aspirin, ibuprofen dan naproxen semuanya termasuk dalam kelompok obat yang sama yang disebut obat antiinflamasi non steroid. Mengkonsumsi natrium diklofenak bersama dengan obat antiinflamasi non steroid lain dapat meningkatkan kemungkinan Anda mengalami efek samping seperti sakit perut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *