Manfaat Kesehatan Penggunaan Minyak Almond

  • June 17, 2020

Almond tidak hanya memiliki rasa yang lezat, tetapi juga mengandung banyak potensi manfaat kesehatan. Almond berasal dari pohon Prunus dulcis. Meskipun sering dianggap sebagai kacang, almond sesungguhnya adalah biji yang ditemukan di dalam buah almond. Almond dapat dimakan utuh, digiling menjadi tepung, atau diolah menjadi susu non-dairy. Kandungan lemaknya yang tinggi membuat almond menjadi sumber minyak yang sempurna. Minyak almond umumnya digunakan sebagai bahan alami produk-produk perawatan kulit dan rambut. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa manfaat minyak almond tidak hanya sebatas pemercantik kulit dan wajah saja, tetapi juga mengandung banyak manfaat penting bagi kesehatan. Artikel ini akan membahas hal tersebut dengan lebih detail.

Nutrisi yang terkandung di dalam minyak almond

Meskipun tidak sebanyak almond utuh, minyak almond masih memiliki segudang nutrisi yang penting bagi kesehatan. Dalam 1 sendok makan minyak almond (sekitar 14 gram) mengandung 119 kalori, 13,5 gram lemak total, 1,1 gram lemak jenuh, 26 persen vitamin E sesuai dengan asupan harian yang direkomendasikan, 9,4 gram lemak tak jenuh tunggal, 2,3 gram lemak tak jenuh ganda, dan 35,9 mg phytosterol. Minyak almond merupakan sumber vitamin E yang baik dan mengandung sedikit vitamin K. Kebanyakan manfaat kesehatan minyak almond berasal dari kandungan lemak sehatnya yang tinggi.

Potensi manfaat kesehatan minyak almond

Almond utuh dipercaya mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta membantu proses penurunan berat badan. Sementara itu, minyak almond dihubungkan dengan beragam potensi manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan menstabilkan kadar gula darah.

  • Membantu menjaga jantung tetap sehat

Minyak almond mengandung 70% lemak jenuh tunggal, yang telah diteliti efeknya terhadap kesehatan jantung. Lemak jenuh tunggal terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL baik. HDL merupakan sejenis protein yang menjauhkan kolesterol dari arteri dan membawanya ke hati, yang akan dipecah di hati dan dibuang dari tubuh. Kadar kolesterol HDL yang baik terbukti mampu melindungi tubuh dari penyakit jantung. Selain itu, baik almond utuh ataupun minyak almond terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol LDL jahat dan kolesterol total. Kadar kolesterol LDL dan total yang tinggi dianggap sebagi faktor risiko penyakit jantung. Dengan menurunkan kadar keduanya, Anda dapat membantu menjaga jantung tetap sehat.

  • Kandungan antioksidan yang tinggi

Minyak almond merupakan sumber antioksidan vitamin E yang sangat baik. Bahkan, hanya dalam 1 sendok makan (15 ml) minyak almond, mengandung sekitar 26% dari asupan harian yang direkomendasikan (RDI). Vitamin E adalah sekelompok 8 senyawa yang larut dalam lemak yang mengadung sifat antioksidan. Senyawa-senyawa tersebut melindungi sel-sel tubuh dari zat-zat berbahaya yang disebut radikal bebas. Radikal bebas dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat, namun apabila dalam jumlah yang banyak dapat merusak tubuh. Kelebihan radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan oksidatif dan dihubungkan dengan beberapa jenis penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Banyak studi menunjukkan bahwa asupan vitamin E yang tinggi dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, degenerasi makula yang berhubungan dengan usia, dan penurunan kemampuan kognitif pada orang tua.

Minyak almond merupakan sebuah produk yang “versatile”, dalam artian dapat digunakan sebagai bahan makanan ataupun produk kecantikan alami. Minyak almond telah terbukti mampu meningkatkan kesehatan jantung, menstabilkan kadar gula darah, dan dapat mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*