Konsumsi Makanan yang Mengandung Kalsium atau Suplemen Kalsium, Mana yang Lebih Baik?

  • February 6, 2020

Kalsium sangat penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi, sehingga makanan yang mengandung kalsium tidak boleh ketinggalan dalam menu makanan Anda sehari-hari. kebutuhan kalsium pun tergantung dari usia. Bagi anak-anak berusia 1 hingga 3 tahun, kebutuhannya 500 mg per hari. sedangkan anak-anak berusia 4 hingga 8 tahun membutuhkan asupan kalsium hingga 800 mg setiap hari.

Sedangkan remaja membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1300 mg per hari, orang dewasa di bawah usia 50 tahun disarankan mengonsumsi 1000 mg kalsium setiap harinya dan mereka yang berusia di atas 50 tahun sebaiknya mendapat asupan 1200 mg kalsium setiap harinya. Kekurangan asupan kalsium bisa mengakibatkan gangguan kesehatan dan tulang yang rapuh. Anak-anak yang kekurangan asupan kalsium selama masa pertumbuhan kemungkinan tidak memenuhi potensi pertumbuhan badannya.

Namun, pada orang dewasa yang kekurangan kalsium akan mengalami berkurangnya massa tulang hingga bisa terkena osteoporosis. Pada kondisi ini, tubuh tidak bisa memproduksi kalsium sehingga mineral ini harus didapatkan dari makanan yang mengandung kalsium. Jenis-jenis makanan dengan kandungan kalsium seperti:

  • Produk susu: susu, yogurt, keju
  • Sayuran berwarna hijau gelap: kale, kangkung, bayam, brokoli
  • Ikan tulang lunak: sardine, salmo, teri
  • Makanan dan minuman yang difortifikasi dengan kalsium: soya, sereal, roti, gandum, sari buah

Selain itu, untuk menyerap kalsium, tubuh membutuhkan bantuan vitamin D. Hanya sedikit jenis makanan yang mengandung vitamin D secara alami, tetapi asupan vitamin S bisa didapatkan dari makanan dan minuman yang difortifikasi serta dari sinar matahari pagi. Tidak belum yakin kebutuhan kalsium Anda tercukupi, tersedia suplemen kalsium. Namun, konsumsi kalsium yang lebih dari jumlah yang direkomendasikan per hari belum tentu baik untuk kesehatan.

Mengonsumsi makanan dan minuman yang difortifikasi kalsium sekaligus mengonsumsi suplemen kalsium dapat mengakibatkan terlalu banyak asupan kalsium. Beberapa riset meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Diduga, konsumsi terlalu banyak kalsium tanpa diimbangi oleh asupan vitamin D yang cukup untuk membantu penyerapan malah membuat kelebihan kalsium mengendap sebagai plak di pembuluh darah.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*