Ini Biaya Vaksin Meningococcal dan Prosedurnya

Vaksin meningcoccaal atau biasa disebut vaksin meningitis adalah vaksin yang berfungsi melindungi diri dari tertular penyakit meningitis meningokokus. 

Sebagai informasi, meningitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan karena infeksi yang menyerang bagian otak, tepatnya di bagian meninges.

Risiko tertular penyakit ini bisa menyerang siapa saja pada rentang usia 16-23 tahun yang merupakan usia paling beresiko untuk tertular. Penyakit bahkan bisa juga menyerang anak-anak. 

Biasanya, vaksin meningcoccal ini juga diwajibkan untuk seseorang yang akan pergi beribadah umroh dan haji. Namun, meskipun tidak melakukan ibadah haji atau umroh, sebaiknya tetap melakukan vaksin meningcoccal untuk untuk mencegah penyakit meningitis, ya. 

Berikut ini biaya untuk vaksin meningcoccal yang wajib kamu tahu serta prosedurnya. 

Biaya vaksin meningococcal

Biaya untuk vaksin meningcoccal bisa dibilang tidak murah. Beberapa fasilitas kesehatan di Jakarta memiliki harga yang berbeda-beda, mulai dari Rp300 Ribuan. 

Untuk bisa melakukan vaksin meningitis ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni bisa mendaftar melalui website Kespel Kementerian Kesehatan atau dengan datang langsung ke rumah sakit atau klinik yang menyediakan vaksin ini. 

Biaya vaksin meningcoccal di RSUP Fatmawati Jakarta sebesar Rp305 ribu. Untuk informasi lebih lengkapnya mengenai biaya serta ketersediaan vaksin, kamu bisa menghubungi nomor (021) 7660602. 

Vaksin meningcoccal juga bisa dilakukan di Skinholic Aesthetic Clinic, dengan biaya Rp850 ribu. Untuk informasi lebih jelasnya, kamu bisa langsung datang ke Skinholic Aesthetic Clinic di Sudirman Park, Jalan KH Mas Mansyur Kav 35, Karet Tengsin, Jakarta Pusat atau dengan menghubungi call center di 08118021515. 

Bagaimana prosedur pemberian vaksin meningcoccal?

Vaksin meningcoccal ini sudah bisa diberikan pada anak dengan usia mulai dari 11 tahun, atau bisa juga diberikan pada anak dengan usia yang lebih muda yang memiliki risiko terkena penyakit meningitis. 

Ada tiga jenis vaksin meningitis yang biasanya digunakan, yakni:

  • Meningococcal conjugate vaccine (MCV4)
  • Meningococcal polysaccharide vaccine (MPSV4)
  • Serogroup B Meningococcal B

Biasanya dosis vaksin MCV4 diberikan pada anak usia 11-12 tahun dan ada dosis lanjutan lagi diberikan pada usia 16 tahun. 

Untuk jenis MCV4 dan MPSV4 diklaim bisa mencegah hingga 70 persen dari penyakit meningitis dan tingkat keberhasilan pencegahannya mencapai 90 persen. 

Setelah melakukan konsultasi dengan dokter, akan langsung dilakukan vaksin dengan prosedur yang umumnya sapa seperti prosedur pemberian vaksin pada umumnya. Sebelum melakukan vaksin, dianjurkan untuk makan dan minum terlebih dahulu. 

Pastikan kamu juga sedang dalam kondisi yang sehat dan tidak sakit. Beritahukan dokter jika memiliki riwayat alergi untuk menghindari risiko alergi yang lebih parah. 

Berikut prosedur pemberian vaksin meningococcal seperti di bawah ini:

  • Dokter membersihkan area yang akan disuntik untuk menghindari infeksi
  • Dokter menyiapkan vaksin terlebih dahulu
  • Dokter menyuntikkan vaksin pada pasien
  • Dokter mencabut suntikan dan membersihkan area bekas suntikan dan menutupnya dengan plester

Adakah efek samping setelah divaksin?

Ada beberapa efek samping yang mungkin dialami oleh seseorang dan biasanya berbeda-beda. Berikut ini yang mungkin akan dialami setelah vaksin:

  • Demam
  • Nyeri, bengkak, serta kemerahan di area yang sudah disuntik
  • Merasa lelah
  • Alergi, namun hal ini jarang terjadi

Jika kamu merasakan keempat hal tersebut, sebaiknya mengonsumsi obat anti nyeri atau penurun demam. Bisa juga dengan mengompres area bekas suntikan dengan air hangat untuk menghilangkan bengkak dan rasa nyeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *