Efek Samping Asam Folat Jika Kadarnya Berlebihan

Asam folat adalah bentuk vitamin B kompleks yang larut dalam air. Zat ini diperlukan dalam pembangunan tubuh karena bersifat multifungsi, mulai dari membantu proses produksi DNA hingga pembentukan sel darah merah. Vitamin ini memainkan peran penting bagi tubuh dan sangat disarankan selama kehamilan. Beberapa orang pun mungkin mengonsumsi suplemen asam folat demi mencukupkan kebutuhannya. Sayangnya, kelebihan asam folat dapat menimbulkan efek samping dan bahaya tertentu. Ketahui efek samping asam folat yang berisiko terjadi akibat konsumsi suplemen. Dapat membahayakan tubuh, efek samping asam folat akibat kelebihan pemakaian suplemen ini harus Anda cermati:

  1. Menyembunyikan gejala kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 diperlukan tubuh dalam memproduksi sel darah merah serta pemeliharaan fungsi jantung, otak, dan sistem saraf. Defisiensi atau kekurangan vitamin B12 yang tidak ditangani dapat mengurangi kemampuan otak dan berisiko memicu kerusakan saraf permanen. Salah satu efek samping asam folat adalah “menyembunyikan” gejala defisiensi vitamin B12 – yang pada akhirnya juga memicu kasus defisiensi vitamin B12 yang gagal terdiagnosis. Karena risiko defisiensi vitamin B12 yang amat fatal, konsumsi suplemen asam folat perlu diperhatikan dosisnya.

  1. Memicu penurunan kondisi mental terkait usia

Efek samping asam folat lainnya adalah risiko percepatan penurunan mental terkait usia – terutama pada orang yang memiliki kadar vitamin B12 rendah. Kadar asam folat yang tinggi bukan dari sumber alaminya dikaitkan dengan penurunan kondisi mental pada orang dengan kadar vitamin B12 yang rendah. Beberapa riset lain juga mengindikasikan temuan yang serupa, walau studi lebih lanjut memang masih diperlukan. 

  1. Memperlambat perkembangan otak anak

Seperti yang mungkin Anda tahu, folat atau asam folat menjadi nutrisi yang krusial selama kehamilan. Pasalnya, vitamin ini penting untuk mencegah terjadinya cacat pada janin. Namun, penggunaan suplemen asam folat berlebih dapat memicu risiko efek samping pada anak, seperti resistensi insulin serta perkembangan otak anak yang terlambat. Walau riset lebih lanjut memang diperlukan, Anda tetap dianjurkan mengonsumsi suplemen asam folat sesuai rekomendasi dosisnya selama kehamilan, yakni 600 mikrogram. Apabila Anda mengonsumsinya di atas dosis tersebut, Anda harus mendiskusikannya dengan dokter untuk hindari efek samping asam folat pada anak.

  1. Meningkatkan risiko kanker kembali menyerang

Keterkaitan asam folat dengan kanker bak pisau bermata dua. Di satu sisi, kadar asam folat yang cukup membantu mencegah munculnya sel kanker. Namun, di sisi lain, paparan asam folat terhadap sel kanker berisiko membuatnya menyebar dan berkembang. Ada pula laporan yang mengindikasikan bahwa asam folat dalam kadar tinggi meningkatkan risiko kekambuhan kanker prostat dan kolorektal. 

Riset terkait efek samping asam folat dengan kanker masih diperlukan lebih lanjut. Namun, dalam kasus konsumsi folat dari makanan sehat, Anda tak perlu khawatir. Risiko kanker malah berpotensi turun dengan mencukupkan folat dari makanan sehat.

  1. Menimbulkan gejala fisik dan psikologis tertentu

Efek samping asam folat juga dapat berupa gangguan pada psikologis dan masalah fisik tertentu. Efek samping asam folat tersebut, termasuk:

  • Mual
  • Hilangnya nafsu makan
  • Perut kembung dan bergas
  • Rasa pahit atau tidak enak di mulut
  • Masalah tidur
  • Depresi
  • Merasa bersemangat atau malah mudah tersinggung

Konsumsi suplemen asam folat sebaiknya berdasarkan rekomendasi dokter. Hal ini untuk memastikan dosis vitamin B yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *