Bagaimana Cara Menghadapi Puasa Saat Hamil Muda?

  • June 3, 2020

Puasa adalah tradisi yang dilakukan setiap tahun dimana setiap orang perlu menerapkan pola hidup yang berbeda. Orang-orang mulai puasa setelah mereka sahur, kemudian dapat meluangkan waktunya untuk makan ketika berbuka. Hal tersebut mungkin tidak mudah bagi sebagian orang, terutama jika Anda sedang hamil. Orang-orang hamil sebenarnya tidak perlu menjalani ibadah puasa. Meskipun demikian, jika Anda ingin melakukannya, Anda perlu ketahui jika puasa aman atau tidak, apalagi jika Anda hamil muda.

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Orang-orang yang sedang hamil tidak perlu menjalani ibadah puasa demi menjaga kondisi di dalam rahim. Meskipun demikian, persoalan ini dapat menimbulkan perdebatan di kalangan ahli. Sebagian penelitian menyatakan bahwa ibu hamil, terutama hamil muda, yang menjalani puasa, dapat memicu risiko bayi lahir secara prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah, dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak menjalani puasa.

Ada juga penelitian yang menyatakan bahwa ibu hamil, baik yang menjalani puasa maupun tidak, tidak menemukan perbedaan pada waktu kelahiran bayi atau pertumbuhan bayi. Penelitian juga mengatakan bahwa risiko kehamilan bergantung pada kondisi kesehatan ibu secara keseluruhan. Selain itu, para peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut terkait dengan masalah ini.

Jika Anda hamil muda, ketika Anda memasuki usia 1 hingga 13 minggu masa kehamilan, Anda akan mengalami berbagai keluhan. Hal tersebut merupakan hal yang wajar terjadi pada setiap wanita. Keluhan yang dialami dapat memicu rasa mual, muntah, lemas, pusing, tidak memiliki nafsu makan, dan masih beradaptasi dengan perubahan hormonal.

Jika Anda hamil muda dan ingin menjalani puasa, Anda sebaiknya pikirkan hal ini dengan matang, karena hal tersebut dapat membahayakan kondisi kesehatan Anda dan janin. Mual dan muntah dapat membuat Anda dehidrasi. Kurangnya cairan tubuh pada wanita hamil dapat mempengaruhi kinerja ginjal dan jumlah cairan yang mengelilingi bayi.

Masalah ini juga dapat membuat bayi mengalami kekurangan nutrisi. Nutrisi yang cukup sangat dibutuhkan oleh janin pada awal masa pembentukan, pertumbuhan, dan penyempurnaan organ-organ tubuhnya.

Beberapa sumber mengatakan bahwa orang-orang hamil sebaiknya menjalani puasa ketika mereka memasuki usia 4 hingga 7 bulan kehamilan. Jika wanita hamil yang menjalani ibadah puasa pada saat usia kehamilan di bawah 4 bulan, mereka bisa rentan untuk mengalami keguguran, namun ketika masa kehamilannya sudah mencapai lebih dari 7 bulan, mereka akan merasa lelah sehingga membutuhkan asupan nutrisi.

Meskipun demikian, kondisi yang dialami wanita hamil berbeda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan jika aman untuk menjalani ibadah puasa atau tidak.

Cara Menjalani Puasa

Jika dokter menyatakan bahwa Anda diperbolehkan untuk puasa, Anda dapat melakukannya. Berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk menjalani ibadah puasa yang aman:

  1. Konsumsi air mineral

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan saat puasa adalah banyak mengkonsumsi air mineral saat sahur dan berbuka. Anda perlu setidaknya 8 gelas atau 2 Liter per hari. Selain itu, Anda perlu hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh.

  • Konsumsi makanan bergizi

Anda juga perlu menjaga asupan nutrisi selama berpuasa dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, asam folat, zat besi, dan kalsium.

  • Perhatikan berat badan

Anda juga perlu perhatikan berat badan Anda selama Anda berpuasa. Pastikan Anda memiliki berat badan yang cukup untuk menjaga kondisi di dalam rahim.

  • Cukup istirahat

Anda juga perlu menggunakan waktu sebaik mungkin untuk beristirahat untuk membantu perkembangan di dalam rahim.

  • Tenangkan diri

Stres dapat memicu gangguan pada kehamilan. Oleh karena itu, Anda juga perlu menjaga diri dari masalah.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang kehamilan yang perlu Anda pahami. Anda sebenarnya tidak disarankan untuk menjalani ibadah puasa jika Anda hamil muda. Selain itu, Anda perlu tetap menjaga nutrisi demi kesehatan bayi selama berpuasa. Anda juga dapat berdiskusi dengan dokter untuk membantu menjaga kondisi kehamilan Anda.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*